Polisi Selidiki Dugaan Sengatan Listrik yang Tewaskan Mahasiswa ITERA
Lampung Selatan – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Bintang melakukan penyelidikan atas insiden meninggalnya seorang mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang diduga tersengat aliran listrik. Korban, Nabil Al Dzikri (20), ditemukan tergeletak di parkiran depan Gedung Teknik 1 kampus tersebut pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 18.10 WIB.
Kapolsek Tanjung Bintang, Kompol Samsuri menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan. “Kami telah mendatangi TKP, memasang garis polisi, serta meminta keterangan dari saksi-saksi, termasuk rekan korban dan petugas keamanan kampus,” ujar Kapolsek.
Selain itu, polisi juga telah membawa korban ke Rumah Sakit Airan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mendatangi rumah duka guna koordinasi dengan keluarga.
Dari hasil pemeriksaan saksi, diketahui bahwa korban awalnya bersama teman-temannya sebelum menuju parkiran. Seorang satpam kampus, Imam Santoso, mendengar suara jatuh dan menduga ada seseorang yang tersengat listrik.
Setelah ditelusuri, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di bawah tiang lampu. Saat kejadian, hujan deras mengguyur wilayah tersebut, yang kemungkinan memperbesar risiko sengatan listrik.
Polisi mendalami penyebab kejadian ini, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam sistem instalasi listrik kampus. Barang bukti berupa pakaian korban, sepatu, dan kondisi tiang lampu di TKP telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.
Selain itu, tim kepolisian berkoordinasi dengan pihak kampus guna mengevaluasi standar keamanan listrik di lingkungan ITERA. Kepolisian mengimbau pihak kampus untuk meningkatkan pengawasan terhadap instalasi listrik guna mencegah insiden serupa. Selain itu, masyarakat dan mahasiswa diminta lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan, terutama saat hujan deras.