Perselisihan Warga Desa Sindang Sari Natar Berakhir Damai dengan Mediasi Polsek Natar

16/01/2025 07:54:04 WIB 128

Perselisihan Warga  Desa Sindang Sari Natar Berakhir Damai dengan Mediasi Polsek Natar

Lampung Selatan. TribrataNews, - Perselisihan antara warga Dusun II Sindang Sari, Desa Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, yang dipicu oleh masalah bau kandang kambing, akhirnya berakhir damai melalui mediasi yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Natar.

Perselisihan yang terjadi pada Senin, 13 Januari 2025, sekitar pukul 18.30 WIB. seorang warga, merasa terganggu oleh bau kandang kambing tetangganya, sehingga terjadi cekcok mulut antara keduanya.

Mediasi digelar pada Rabu, 15 Januari 2025, pukul 11.00 WIB di Ruang Binmas Polsek Natar yang dihadiri Aiptu Rudy Subiarso (Bhabinkamtibmas), Serka Riansyah (Babinsa), Kadus II Sindang Sari Nurmansyah, dan Ketua RT Sukoco. Hasilnya, kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan konflik melalui musyawarah kekeluargaan dengan disaksikan oleh aparat.


Kasus ini mencerminkan bagaimana konflik kecil di masyarakat dapat berkembang menjadi perselisihan yang serius jika tidak segera ditangani. Aparat kepolisian dan TNI dalam beperan penting dalam menyelesaikan masalah secara musyawarah untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat.


Aiptu Rudy Subiarso menyatakan, “Kami senang kedua belah pihak mau berdamai. Inti dari mediasi ini adalah menjaga hubungan baik antarwarga. Perselisihan kecil jangan sampai merusak hubungan bertetangga.” 

Sementara itu, Kadus II Sindang Sari, Nurmansyah, mengapresiasi langkah cepat Bhabinkamtibmas dan Babinsa. “alhamdulilah, dengan pendekatan yang baik baik, masalah ini bisa selesai, ngak perlu ada tindakan hukum,” katanya. Warga sekitar juga berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

Perselisihan yang terjadi di Dusun II Sindang Sari, Natar, berhasil diselesaikan melalui mediasi kekeluargaan yang dipimpin oleh aparat setempat. Langkah ini tidak hanya mencegah konflik lebih besar, tetapi juga mempererat hubungan masyarakat. Ke depan, diharapkan solusi preventif seperti komunikasi dan pengelolaan lingkungan dapat diterapkan untuk menghindari masalah serupa.

Share this post